9.16.2009

Kau Bilang

kau bilang aku tak mau menatap ke depan .
sbenarnya tidak , aku hanya ingin mengingat memori itu saja..
Kau pnah bilang aku tak pantas untuk di lukai,
kupikir tidak, karna aku pun pernah melukai orang lain..
Kau pnah bilang kau segan padaku karna,aku tegar ,
tapi tidak, aku tak setegar yang kau pikir, aku pun pernah menangis pilu,pernah putus asa..
Kau bilang duniaku penuh warna,
ketauilah kau hanya melihat khdupanku dari sisi mayor bukan dari sisi minor..
Kau pnah bilang sorot mataku penuh keceriaan,
ku bilang kau buta, kau tak akan pernah tau apa yg ada dlam sorot mataku.
Kau juga bilang aku penyemangatmu dan kau adalah penyemangatku,
kali ini aku setuju pada sebelah pendapatmu, kaulah penyemangatku.. Tp ak bknlah penyemangatmu, ini pun karna aku tak mampu .
Kau selalu bilang aku tak boleh salah melangkah, ku bilang ya aku akan berusaha..
Ku katakan kepadamu aku telah belajar banyak darimu..
Dan kau menjawab,aku juga..
Aku masi ingat semua itu,
terakhir kau bilang maaf padaku, tp aku tak semudah itu tuk berikan maafku..dan trakhir dariku,ku bilang, kau pandai berbohong !
Kau tutup semua dengan sebuah kalimat.. Maaf,aku membuat malammu tak lagi berbintang.
Aku hanya diam, tapi malam ni dalam hati ku bilang, kau salah, malamku tetap berbintang,dan bintang itu adl smua memori ttgmu..
Kini,aku menanti apa yg akan kau bilang . . . . . . . . . . . .


12september2009
03.05
nela navida